AYO! Berikan Kesan dan Pesan Tentang Kegiatan
BUMN Hadir untuk Negeri

Klik pada button Testimoni Untuk Memberikan Kesan dan Pesan Anda.

Testimoni

• Kesan pertama saya pada saat datang ke Kepulauan Riau adalah daerah yang mudah menerima penduduk serta budaya lain. Hal ini dapat dilihat pada saat mereka menerima kami dengan baik. Namun, masyarakat di daerah ini tidak membiarkan budaya daerahnya luntur. Hal ini dapat dilihat dari cara berbicara dan ciri khas pada saat acara penyambutan kami

Christiari Gratiani Gamaitarak Tamalagi SMA 2 Palu

• Menurut saya, program siswa mengenal nusantara adalah salah satu program dari BUMN yang membantu mutu pendidikan di Indonesia. Upaya yang telah dilakukan oleh Kementrian BUMN ini merupakan hal positif yang dapat membangun rasa tahu siswa(i) Indonesia mengenai budaya dan sejarah yang ada di Indonesia dan juga dapat menimbulkan rasa cinta dan bangga atas tanah air Indonesia yang kita tinggali karena Indonesia memiliki pesona alam yang indah serta juga memiliki keberagaman budaya. Terpilihnya saya menjadi peserta siswa mengenal nusantara, saya mendapatkan banyak ilmu dan juga dapat bersosialisasi dengan masyarakat. Jadi, kita perlu mendukung program BUMN ini yang bertujuan untuk memajukan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang ada di Indonesia

Kevin Leonard Christian Tanzil SMAN Model Terpadu Madani

• terimakasih kepada BUMN yang sudah menyelenggarakan program siswa mengenal nusantara ini. Saya sangat senang bisa berkunjung ke tanah gurindam dan bertukar informasi tentang budaya dengan masyarakat disana. Hal ini sangat,sangat,sangat menyenangkan. Dan setelah kembali ke daerah asal, saya dan teman-teman bisa menceritakan pengalaman kami selama berada di KEPRI. Saya berharap, kegiatan seperti ini akan terus diselenggarakan setiap tahunnya. Tapi, kalau bisa kegiatan ini dilaksanakan saat libur sekolah, agar tidak mengganggu pelajaran. Sekali lagi terima kasih untuk semua pengalaman yang sangat berkesan ini

Nur Zahuriyah SMAN 5 Palu

Saya merasa sangat senang bisa mengikuti program yang bergengsi ini. Dengan menjadi salah satu peserta program SMN ini saya menjadi lebih mengenal nusantara. Saya menjadi bisa mengetahui budaya-budaya yang awalnya hanya saya lihat di dunia maya, yang akhirnya terwujud di dunia nyata. Tetapi sayang sekali karena kami hanya diberi kesempatan sepekan untuk mengenal budaya Kepulauan Riau secara langsung. Harapan saya di SMN selanjutnya, akan lebih baik jika waktu untuk mengenal nusantara ditambah sekian hari agar para peserta bisa lebih banyak mendapat pengalaman baru

Hanifah Septira Suharto SMAN 2 Palu

• Kesan dan Pesan saya selama Mengikuti Program Pertukaran Pelajar Siswa Mengenal Nusantara 2016 itu Sangat Menyenangkan dan Ilmu yang saya dapatkan sangat Berguna. Karena Program ini Mengajarkan tentang Bagaimana Kita saling Mengenal budaya Lain dan Mengajarkan Budaya kita ke Mereka. Dan Juga saya dapat Kesempatan langsung Belajar Budaya Kepulauan Riau di Kota Tanjung Pinang langsung. Selama Mengikuti kegiatan ini, saya dapat banyak hal yang unik disana seperti Makan Makanan Khas Tanjung Pinang yaitu Gong-gong, bisa berkomunikasi dengan Penduduk Pulau Penyengat, Mengenal Sejarah-sejarah yang ada disana, mendapat Pengalaman Baru yang luar biasa, dan Mendapat Teman baru disana Dari Sesama Kota Palu dan Juga Mendapatkan Teman Baru di Tanjung Pinang. Masyarakat disana Sangat Menerima Kami dengan Hangat sehingga saya Tak Ingin meninggalkan Kota Sejuta Gonggong tersebut. Disana, Saya Juga Mendapatkan Keluarga Baru di Pulau Penyengat. Sebenarnya saya takut pergi kesana karena belum yakin bisa berkomunikasi dengan baik dengan mereka Karena Budayanya beda, Bahasanya Beda, Suasananya beda. Tapi, saat sampai disana semuanya berubah karena Yang saya takuti ternyata tidak seseram yang saya rasakan saat itu. Hal yang sangat saya sukai saat kita hendak pergi menuju ke tempat kita tujui, selalu menggunakan Pong-pong (perahu kayu khas Pulau Penyengat). Dan juga hal yang tak terlupakan adalah ketika Kita dikumpulkan dalam Satu Bus yang didalamnya banyak Orang-orang Hebat dan Heboh sehingga Semua Perjalanan yang seharusnya memakan waktu yang lama jadi terasa singkat. Pesan saya semoga Generasi selanjutnya menjadi lebih Baik dan Menjadi Orang-orang yang bermutu karena Program Ini dan saya berharap Ingin Pergi Lagi kesana Memakan Gong-gong dan Nasi Lemang Ala Ma’ci di Pulau Penyegat. Terima Kasih Atas Pengalaman dan Kenangannya..!

Amanta Fadhly Shabban SMAN 2 Palu

• Saya sangat merasa senang sekaligus bangga karena bisa menjadi bagian dari PSMN, bisa ke Kepulauan Riau untuk mengenal bagaimana itu KepRi dan juga untuk memperkankan bagaimana itu Sulawesi Tengah, saya juga senang bertemu dengan teman-teman baru yang menyenangkan, bersahabat dan juga seru-seru. Terutama untuk teman saya Deden yang selalu membuat suasana penuh dengan tawa. Terima kasih untuk BUMN, Jamkrindo, BGR, BNI46, Persero Batam dan SI yang telah melaksanakan program ini harapan saya kedepannya untuk program ini ialah semoga terus berlanjut sampai ketahun-tahun berikutnya, semoga menjadi semakin baik, dan kalau bisa tidak hanya 20 orang agar ada banyak penyalur yang dapat saling membagi informasi tentang kota lain di Nusantara selain daerah asal mereka sendiri dan juga selain itu mungkin kedepannya tak hanya satu kota tapi juga lebih agar para generasi muda tau bahwa Indonesia itu indah, kaya akan pesona alam, budaya maupun adat-istiadat dan tentunya tidak mengenal Indonesia hanya sebatas dari asal mereka sendiri. Terimakasih

Nurindah SMAN 4 Palu

• Selama mengikut kegiatan SMN ini,saya sangat banyak mendapat pengalaman baru dan berharga. Saya rasa,disini saya diajarkan bagaimana rasa kebersamaan walaupun kita sebenarnya berbeda satu sama lain.Entah dalam keadaan apapun kita selalu sama-sama

Klara Yuliana SMAN 7 Palu

• Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari Program Siswa Mengenal Nusantara dan saya berterima kasih kepada BUMN terkhusus bagi Ibu Rini Sumarno karena sudah mengadakan kegiatan ini sehingga kami dapat diberi kesempatan untuk lebih mengenal Indonesia. Saran saya sebaiknya sebelum semua peserta PSMN diseluruh Provinsi diberangkatkan ke daerah tujuan sebaiknya dipertemukan di suatu tempat mungkin lebih baiknya di Ibu Kota Negara. Harapan saya kedepannya agar program ini dapat terus berlanjut dan dapat menjadi lebih baik

Syalzhabillah SMAN 7 Palu

• Suatu Kebanggaan bagi saya karena bisa mengikuti Program Siswa Mengenal Nusantara yang membuka pikiran saya bahwa Indonesia adalah Negara yang luas . Saya bisa menambah teman dari Provinsi Kepulauan Riau . Dengan adanya program SMN ini saya dapat menambah wawasan tentang kebudayaan , pendidikan , dan kewirausahaan . Terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Perum Jamkrindo , Bhanda Graha Reksa (BGR) , dan yang terutama BUMN

Alvin Kusuma Tandi SMAN 4 Palu

• Sebenarnya semua pengalaman selama disana adalah pengalaman yang mengesankan tetapi yang membuatnya lebih berkesan pertama, karena saya bisa bertemu dan berkenalan dengan teman-teman berprestasi lainnya yang berasal dari Sulawesi Tengah dan teman-teman dari KEPRI yang sangat ramah dalam menyambut kami disana. Kedua, bisa mengunjungi dan diperkenalkan tentang budaya dari Kepulauan Riau sehingga saya tidak hanya mengetahui budaya yang ada di daerah saya saja. Dan yang terakhir karena adanya Deden dirombongan kami, pengalaman yang tidak bisa saya lupakan yaitu saat Deden menangis dan mengamuk di pelabuhan menuju batam. Saat itu ia terus menangis dan berteriak “Saya tidak mau ke Batam, saya mau di pulau penyengat”. Entah kenapa dia sangat ingin tetap tinggal di pulau penyengat. Ada yang bilang kalau Deden menyukai anak dari pemilik penginapannya yang ada di pulau penyengat namanya Deca, dia juga sangat menyukai anak ini karena barang-barangnya yang bergambar frozen sedangkan Deden ini juga sangat menyukai gambar-gambar frozen. Namun lucunya selama di kapal, walaupun ia menangis dan berteriak, jika ada yang ingin mengambil gambar dengannya ia juga ikut bergaya dan seketika berhenti menangis dan setelah selesai berfoto ia kembali menangis seperti tadi. Karena kekocakan Deden ini juga lah yang membuat saya akan merindukan kegiatan ini. Rindu kehebohan kami semua para perempuan jika Deden ingin memeluk kami,rindu saat Deden marah karena tidak dipinjamkan handphone dan rindu Deden yang selalu mengejar Kezia

Emiliyana SMAN 5 Palu